BEKASI - MNC Peduli mengajak karyawan MNC Group untuk mengumpulkan sampah kertas untuk dapat di daur ulang. Dari pengumpulan kertas tersebut, MNC Peduli bekerjasama dengan kelompok perempuan kepala rumah tangga (Pekka) memproduksi sampah kertas menjadi barang prakarya bernilai jual.
Daur ulang sampah dilakukan dengan mengumpulkan sampah-sampah koran melaui program bank sampah di tengah masyarakat. Nantinya sampah-sampah yang bisa didaur ulang akan langsung dikumpulkan di Workshop Akalabi di Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.
Owner Akalabi Handmade Euis Teti Rostia mengatakan gerakan daur ulang sampah dengan kelompok pemberdayaan kepala kelurga (pekka) yang notabene nya sekelompok ibu-ibu sangat antusias menyambut kehadiran MNC Peduli terutama untuk kegiatannya.
"Ketika MNC Peduli datang memberikan kertas kertas itu sangat berterima kasih sekali apa lagi koran nih, koran itu kan sekarang hampir punah ya dimana mana kan jaman digital, ketika MNC peduli bilang mau antar koran kami menyambut sangat senang dan antusias, terus kami berfikir yuk kita aja barang barang yang bisa di pakai lagi,"ucap Euis kepada wartawan, Selasa (4/4/2023).
Eius menjelaskan, jadi kertas koran itu tidak hanya di kumpulkan dan dijual ke bank sampah. Akan tetapi dengan dibikin prodak itu akan menaikan nilai ekonomi yang juga tentunya membantu perekonomian keluarga.
"Misalnya ibu-ibu ngerumpi doang, bikin obrolan yang tidak ada manfaat nya. Dengan adanya support dari MNC Peduli yaitu kertas koran kita bisa mengupayakan kertas koran itu menjadi barang bernilai dengan harga yang terjangkau dari produk yang kami buat,"ungkapnya.
Eius berharap ketika MNC Peduli melihat kegiatan disini tidak berhenti sekedar melihat terus selesai, tetapi ada berkesinambungan, follow-up lagi, dan terus evaluasi monitoring sampai sejauh mana pergerakan dan kreatifitas (Pekka) di Tambun ini.
"Syukur syukur ketika kami bersinergi dengan sektor yang lain bisa menambah jumlah ibu-ibu yang berkreatifitas bisa juga menambah ibu-ibu jadi banyak lagi yang tadinya tidak punya penghasilan jadi punya penghasilan yang tadinya hanya ngumpul ngariung bubar, tetapi sekarang ngumpul jualan bisa menghasilkan uang,"harap Dia.
Sementara, Head of CSR MNC Group Tengku Havid mengatakan, kegiatan tersebut sebagai langkah penanggulangan sampah kertas dalam lingkungan kantor, MNC Peduli mengajak karyawan MNC Group untuk mengumpulkan sampah kertas untuk dapat di daur ulang.
Dari pengumpulan kertas tersebut, MNC Peduli bekerjasama dengan kelompok perempuan kepala rumah tangga (Pekka) memproduksi sampah kertas menjadi barang prakarya bernilai jual.
"Ini merupakan kegiatan salah satu program pemberdayaan perempuan dari pada MNC Peduli dimana disini ada kontribusi dari dari pada karyawan MNC Group dengan mengumpulkan koran atau majalah bekas,"kata Havid.
Havid mengungkapkan, melalui program ini diharapkan dapat mengurangi permasalahan sampah dan juga mendukung produk UMKM dari Pekka sehingga dapat memberikan penghasilan tambahan kepada kelompok ibu-ibu tersebut.