Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Korban Dukun Penggandaan Uang Sudah Diingatkan Anaknya Berhenti

Dharmawan Hadi , Jurnalis-Selasa, 04 April 2023 |17:07 WIB
Korban Dukun Penggandaan Uang Sudah Diingatkan Anaknya Berhenti
Rumah duka korban dukun pengganda uang di Banjarnegara. (MPI/Dharmawan Hadi)
A
A
A

SUKABUMI - Korban yang diracun dukun palsu di Banjarnegara, Jawa Tengah, Paryanto (53), sempat diingatkan anaknya untuk berhenti mengikuti kegiatan penggandaan uang (uka-uka). Namun, korban yang tidak mendengar ditemukan tewas setelah mengirim pesan suara dan membagikan lokasi di aplikasi perpesanan WhatsApp.

Anak korban, GE (15) mengatakan, ia pertama kali mengantar ayahnya ke Banjarnegara menemui Mbah Slamet (46), yang merupakan dukun pengganda uang tersebut pada Juli 2022. Namun, ia lupa tanggal tepatnya.

"Saya mengantar ayah ke Banjarnegara sebanyak 7 kali, yang terakhir tidak ikut. Awalnya saya tidak tahu. Saya pikir teman bisnisnya ayah. Tapi, setelah pertemuan yang kedua baru tahu bahwa penggandaan uang, uka-uka gitu disebutnya," ujar GE kepada MNC Portal Indonesia, saat ditemui di rumah neneknya di Cibaraja Sukabumi, Selasa (4/4/2023).

GE mengaku tidak banyak tahu apa yang dilakukan ayahnya dan pelaku. Hal itu lantaran setiap mereka melakukan ritual, ia tidak ikut dan disuruh menunggu di tempat berbeda, kadang di SPBU, hotel, hingga di kendaraan.

"Saya sempat mengingatkan ayah untuk berhenti ikut-ikutan uka-uka (penggandaan uang) karena dengan bisnis yang dijalaninya, penghasilan ayah sudah cukup," ujar GE.

Saat ini, ia menyerahkan kasus pembunuhan ayahnya tersebut ke polisi dan berharap adanya keadilan yang sesuai.

"Ya (namanya juga) musibah, (jadi) bingung, intinya ikhlas aja. Saya juga pengennya hukumannya setimpa sama seperti apa yang pelaku lakukan ke ayah saya ke korban," ujar GE.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement