Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pria Ini Tak Sengaja Disunat saat Ingin Periksa Kandung Kemih, Kok Bisa?

Muhammad Fadli Rizal , Jurnalis-Rabu, 05 April 2023 |02:08 WIB
Pria Ini Tak Sengaja Disunat saat Ingin Periksa Kandung Kemih, Kok Bisa?
Terry Brazier (Foto BBC)
A
A
A

INGGRIS - Insiden tak biasa terjadi di sebuah rumah sakit di Inggris pada 2019. Seorang pria, Terry Brazier yang hendak memeriksakan kandung kemih malah diberi pelayanan sunat oleh pihak RS.

Atas kejadian itu, Terry Brazier mendapatkan ganti rugi £20.000 atau setara dengan Rp347 juta. Kejadian itu berawal saat Terry Brazier hendak mendapatkan suntikan pada kandung kemihnya ketika dirawat di Leicester Royal Infirmary, Inggris musim panas lalu.

Tetapi petugas rumah sakit salah mengidentifikasi pasien dan justru menyunatnya. Usai proses sunat selesai, petugas menyampaikan permintaan maaf mendalam dan tulus.

 BACA JUGA:

Pria berumur 70 ini mengatakan dirinya sempat dibiarkan menunggu selama dua jam setelah operasi sunat dilakukan. Pihak rumah sakit kemudian memberitahunya terkait proses sunat yang sudah selesai.

"Oh, saya disunat?" ujar Terry menjawab pernyataan pihak RS.

"Apa lagi yang bisa saya katakan? Saya terkejut, saya tidak percaya apa yang mereka katakan," katanya.

Peristiwa yang menimpa Terry itu dicatat sebagai peristiwa yang tidak pernah terjadi di rumah sakit. Insiden itu sebenarnya dapat dicegah bila prosedur penindakan diterapkan.

 BACA JUGA:

Kasus ini adalah satu dari delapan kasus yang diajukan terhadap rumah sakit di Leicester pada tahun 2018, demikian dilaporkan Local Democracy Reporting Service.

Kakek dua cucu ini mengatakan dirinya memutuskan mengambil langkah hukum setelah Rumah Sakit Leicester mengakui lewat surat bahwa langkah pemeriksaan yang diperlukan, tidak dilakukan.

"Kasus ini jadi bahan lelucon, tetapi terdapat sisi serius dari semua hal ini," kata Terry.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement