FINLANDIA - Negara Finlandia menjadi anggota ke-31 Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) pada Selasa 4 April 2023 waktu setempat.
"Kami akan mengibarkan bendera Finlandia untuk pertama kalinya di sini di markas NATO. Ini akan menjadi hari yang baik untuk keamanan Finlandia, untuk keamanan Nordik, dan untuk NATO secara keseluruhan," kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg di Brussel, dikutip BBC.
Berikut fakta-faktanya:
1. Dipicu Invasi Ukraina oleh Rusia
Permohonan itu dipicu oleh invasi Ukraina oleh Rusia, di mana Finlandia berbagi perbatasan yang panjang.
Menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg di Brussel, ini akan menjadi hari yang baik untuk keamanan Finlandia, untuk keamanan Nordik, dan untuk NATO secara keseluruhan, seperti dikutip BBC.
2. Salah Gudang Senjata Paling Kuat
Keanggotaan Finlandia adalah salah satu momen terpenting dalam sejarah NATO baru-baru ini.
Finlandia, sebuah negara dengan perbatasan sepanjang 1.340 km (832 mil) dengan Rusia dan salah satu gudang senjata artileri paling kuat di Eropa Barat, memutuskan untuk meninggalkan kenetralannya dan bergabung dengan aliansi tersebut sebagai tanggapan atas invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina.
3. Sempat Dituduh Teroris
Turki sempat menentang Finlandia dengan menuduhnya mendukung "teroris".
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuduhnya merangkul militan Kurdi dan membiarkan mereka berdemonstrasi di jalan-jalan Stockholm.
4. Rusia Perkuat Militernya di Wilayah Barat
Rusia akan memperkuat kapasitas militernya di wilayah barat dan barat lautnya sebagai tanggapan atas bergabungnya Finlandia ke dalam aliansi militer NATO pada Selasa 4 April 2023 demikian disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko, sebagaimana dilaporkan kantor berita RIA.
Diwartakan Reuters, Finlandia memiliki perbatasan sepanjang 1.300 km dengan Rusia yang kira-kira akan menggandakan perbatasan aliansi transatlantik yang menghadap Moskow.
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan tahun lalu bahwa Rusia mengambil "tindakan pencegahan yang memadai" dan akan membentuk 12 unit dan divisi di distrik militer baratnya.
"Kami akan memperkuat potensi militer kami ke arah barat dan barat laut. Jika pasukan dan sumber daya anggota NATO lainnya dikerahkan di Finlandia, kami akan mengambil langkah tambahan untuk memastikan keamanan militer Rusia secara andal."
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.