Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Profil Yana Mulyana, Wali Kota Bandung Terjerat OTT KPK

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Sabtu, 15 April 2023 |08:31 WIB
Profil Yana Mulyana, Wali Kota Bandung Terjerat OTT KPK
Yana Mulyana ditangkap dalam OTT KPK. (Foto: Bandung.go.id)
A
A
A

JAKARTA - Wali Kota Bandung, Yana Mulyana terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Bandung, Jawa Barat, pada Jumat, 14 April 2023. Yana Mulyana dan pihak lainnya diamankan karena diduga terlibat praktik suap menyuap.

Adapun praktek suap itu diduga terkait pengadaan kamera pengawas atau CCTV serta penyediaan jaringan internet di Kota Bandung. Yana diduga terima suap dari pengadaan barang dan jasa tersebut.

Yana kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pagi ini. Hal itu sebagaimana dikonfirmasi Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Sabtu (15/4/2023).

Ali menjelaskan bahwa operasi senyap KPK di Bandung tersebut dilancarkan sejak kemarin siang hingga tadi malam. Tim KPK langsung membawa para pihak yang diamankan tersebut, termasuk Yana Mulyana ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut.

Profil Yana Mulyana

Mengutip Bandung.go.id, Yana Mulyana lahir pada 17 Februari 1965 yang menjabat Wali Kota Bandung sisa masa jabatan 2018–2023 menggantikan Oded Muhammad Danial. Yana merupakan anak tokoh Angkatan 45, Soepardjo.

Pria yang karib disapa Kang Yana dikenal sukses sebagai pengusaha. Dia juga memiliki bisnis properti dan beberapa lini usaha lainnya.

Tak hanya itu, Yana juga pendiri radio Rase FM. Kiprah Kang Yana di Rase FM dimulai pada 1987 ketika beliau melanjutkan proses perizinan pendirian Radio Rase FM yang sebelumnya sempat tertunda.

Sukses dengan Rase FM, Kang Yana berkiprah sebagai pengusaha serta memimpin sejumlah organisasi Ketua PSSI Kota Bandung dan REI (Real Estate Indonesia) Jawa Barat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement