Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapolri: Operasi Ketupat Berlangsung 14 Hari, Libatkan 148.261 Personel Gabungan

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Senin, 17 April 2023 |16:28 WIB
Kapolri: Operasi Ketupat Berlangsung 14 Hari, Libatkan 148.261 Personel Gabungan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Hari Raya Idul Fitri tahun 2023.

Sigit mengungkapkan, Operasi Ketupat tersebut akan berlangsung selama 14 hari atau dua minggu. Dimulai sejak tanggal 18 April hingga 1 Mei 2023.

"Polri bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal, melalui Operasi Terpusat dengan sandi Ketupat 2023 selama 14 hari sejak 18 April sampai dengan 1 Mei 2023," kata Sigit dalam amanat Apel Gelar Pasukan di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2023).

Sigit menjelaskan, sebelum operasi ketupat, Polri telah melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (kryd) mulai tanggal 10 sampai dengan 16 April 2023. Hal itu juga akan dilanjutkan setelah tergelarnya operasi ketupat pada tanggal 2 sampai dengan 9 Mei 2023.

Menurut Sigit, dalam operasi ketupat tahun ini, sebanyak 148.26 personel gabungan dikerahkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat mudik dan balik Lebaran 2023.

"Operasi Ketupat 2023 melibatkan 148.261 personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan mitra Kamtibmas lainnya," ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit menuturkan, Kemenhub RI memperkirakan potensi pergerakan masyarakat akan mengalami peningkatan dari 85,5 juta orang pada tahun 2022, menjadi 123,8 juta orang pada tahun 2023 atau meningkat 44,8 persen.

"Berkaitan dengan hal tersebut Presiden Joko Widodo menekankan bahwa, hati-hati, tahun ini ada lompatan besar masyarakat yang mudik. Dari 86 juta ke 123 juta dari survei. Artinya ada kenaikan kurang lebih 45 persen. Ini harus dihitung dan dikalkulasi dengan baik," tutup Sigit.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement