Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemkot Tangerang Periksa Satpol PP yang Banting Pedagang saat Penertiban Pasar Anyar

Irfan Maulana , Jurnalis-Kamis, 04 Mei 2023 |14:10 WIB
Pemkot Tangerang Periksa Satpol PP yang Banting Pedagang saat Penertiban Pasar Anyar
Aksi kekerasan yang dilakukan Satpol PP saat melakukan penertiban terhadap pedagang Pasar Anyar/Foto: Tangkapan layar
A
A
A

 

 

TANGERANG - Anggota Satpol PP terduga pelaku kekerasan terhadap pedagang saat menertibkan Pasar Anyar Kota Tangerang kini tengah diperiksa. Demikian disampaikan oleh Wakil Walikota Tangerang, H Sachrudin.

Dia mengatakan ada satu orang Anggota Satpol PP yang diperiksa dan dimintai keterangan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang terkait tindakan represifnya.

 BACA JUGA:

"Saat ini yang bersangkutan sedang diperiksa, dan masih menunggu hasil dari pemeriksaan tersebut untuk tindakan selanjutnya," ujarnya, Kamis, (4/5/2023).

Sachrudin pun menegaskan jika Satpol PP menggunakan tindak kekerasan dalam menjalankan tugas sebagai penegak peraturan daerah tidak bisa dibenarkan.

 BACA JUGA:

"Instruksi Wali Kota sudah jelas bahwa harus berdasarkan SOP dan juga harus humanis," tegasnya.

Orang nomor dua di Kota Tangerang ini pun menjelaskan terkait dengan penertiban tersebut adalah untuk menata dan meningkatkan daya kawasan Pasar Anyar. Hal ini juga bertujuan untuk mengembalikan fungsi jalan yang selama ini digunakan berdagang.

"Pemerintah Kota Tangerang memang akan melakukan revitalisasi yang mendapatkan kunciran anggaran dari pusat," katanya.

"Oleh karenanya kita melakukan penertiban-penertiban termasuk jalan-jalan akses ke Pasar Anyar agar hak pengguna jalan harus kita kembalikan fungsinya. Karena banyak badan jalan yang dipakai pedagang," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, beredar video pasukan Satpol PP bertindak anarkis bahkan sampai melakukan aksi kekerasan terhadap sejumlah pedagang saat melakukan penertiban. Diketahui, peristiwa itu terjadi pasar Anyar Kota Tangerang.

Dalam video 1 menit 34 detik yang diperoleh MNC Portal Indonesia, Rabu, (3/5/2023) terlihat kerusuhan antara Satpol PP dengan pedagang. Nampak suasana di lokasi memanas, terdengar teriak-teriakan.

Tak hanya rusuh, Satpol PP juga nampak membanting seorang pedagang. Sementara, pedagang tersebut tak melakukan perlawanan saat dibanting.

Salah satu pedagang berinisial A mengatakan peristiwa itu dilatarbelakangi Satpol PP yang hendak menertibkan barang-barang pada pedagang.

"Pedangan bukan menolak (ditertibkan), kalo ditertibkan ya tertibkan aja kan gitu, yang bikin kesel ya meja diangkut," ujarnya saat ditemui MNC Portal Indonesia di lokasi, Rabu, (3/5/2023).

Saat itu kata A pada pedangan hanya mencoba mempertahankan barang-barang yang hendak diangkut oleh Satpol PP. Namun, bukannya humanis Satpol PP malah bertindak anarkis.

"Seharusnya kan diturunkan (barang-barang pedagang yang diangkut Satpol PP) ini enggak. Kita coba pertahankan barang. Makannya emosi Satpol PP," ucapnya.

A mengatakan banyak pedagang menjadi korban. Seperti temannya yang dibanting. "Teman saya itu yang dibanting," katanya.

Bahkan, A mengaku menjadi korban dari kerusuhan tersebut. Kata A saat itu dia hendak meredam kerusuhan. Namun yang terjadi dirinya malah dipukul dari belakang oleh Satpol PP.

"Saya mau misahin. Malah kena tonjok dari belakang," ungkapnya.

Dalam kerusuhan itu juga terlihat ada aparat kepolisian dan TNI. Namun tak bisa berbuat banyak.

A pun heran dengan penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP tersebut. Sebab sebelumnya sudah ada kesepakatan antara pemerintah Kota Tangerang dengan para pedagang untuk bisa menggelar lapak di lokasi.

"Tadinya kan sepakat dua meter setengah atau tiga meter setengah kita ambil. Disana kan digaris, ya kok kenapa tadinya disetujui malah terjadi kayak gini (penertiban),"

Pemkot Tangerang kata A juga pernah menawarkan lokasi baru. Namun, menurut A lokasi yang ditawarkan oleh Pemerintah tidak strategis.

"Tapi Tempatnya gak memadai. Kebanyakan modal kebuang dagangan abis (sepi pembeli). Akhirnya minjem ke rentenir," katanya.

MNC Portal Indonesia telah mengkonfirmasi Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Wawan Fauzi. Saat dihubungi lewat telepon dan pesan singkat dia belum merespons.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement