“Saya tidak bisa memikirkan dewan turis Timur Tengah lain yang bahkan menyebut mereka, kecuali Qatar menjelang Piala Dunia, dan bahkan itu tidak jelas, mengatakan bahwa semua orang diterima,” ujarnya.
“Tapi yang saya khawatirkan adalah seperti apa realita di destinasi itu. Apakah mereka mengatakan bahwa pasangan sesama jenis dapat check-in ke hotel dan mendapatkan tempat tidur ganda tanpa masalah? Firasat saya adalah bahwa itu bukan kenyataan,” ungkapnya.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.