Insiden itu terjadi ketika perang Rusia-Ukraina memasuki fase baru, dengan Ukraina akan meluncurkan serangan balasan musim semi yang direncanakan dan Rusia menyalahkan Ukraina atas serangan pesawat tak berawak baru-baru ini di Kremlin.
Rusia menyebut serangan itu sebagai upaya pembunuhan yang gagal terhadap Presiden Vladimir Putin dan menjanjikan pembalasan atas apa yang disebutnya sebagai tindakan "teroris".
Sementara itu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membantah pemerintahnya berperan dalam insiden tersebut.
"Kami tidak menyerang Putin atau Moskow," katanya pada konferensi pers. “Kami bertarung di wilayah kami. Kami mempertahankan desa dan kota kami.”
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.