"Sebagai informasi pada saat kegiatan Asean Summit kita akan sedikit melakukan perubahan flow arah yang menuju ke hotel Meurorah. Namun penutupan ini akan kita lakukan pada J-2. Setelah delegasi masuk ke hotel Meurorah kita akan normalkan namun arahnya tetap kita arahkan dari Simpang BNI menuju ke arah Meurorah," terang Aan.
Aan menerangkan, pemberlakuan rekayasa lalu lintas tidak dilakukan permanen selama KTT Asean karena tidak ingin menutup perekonomian para warga disekitar jalan yang terkena rekayasa. Namun masyarakat harus pahami bahwa rekayasa ini dilakukan dalam rangka untuk keamanan para delegasi dan kepala negara yang hadir di KTT Asean Summit Labuan Bajo.
"Kegiatan masyarakat normal, perekonomian masih normal tidak ada penutupan yang permanen. Rekayasa lalu lintas yang kita berlakukan ini untuk memperlancar arus lalu lintas para delegasi, untuk keselamatan delegasi dan untuk kelancaran lalu lintas di Labuan Bajo," jelas Aan.
Selain di Simpang BNI, Satgas Walrolakir juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di beberapa titik lokasi, seperti di jalan Bandara, Puncak Waringin, Simpang Brundi sampai ke Binongko.
"Satgas kita siap memberikan kenyamanan untuk para delegasi, kenyamanan untuk masyarakat. Dan kita selalu mengutamakan masyarakat," pungkasnya.
(Awaludin)