Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ditodong Celurit, Warga Bekasi Jadi Korban Begal

Ade Suhardi , Jurnalis-Jum'at, 12 Mei 2023 |16:08 WIB
Ditodong Celurit, Warga Bekasi Jadi Korban Begal
Diacungi celurit, warga Bekasi jadi korban begal. (Ilustrasi/Okezone)
A
A
A

BEKASI - Seorang buruh di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi korban begal saat perjalanan pulang bekerja. Atas kejadian itu, ia kehilangan sepeda motornya yang dibawa kabur pelaku.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Serang Setu, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (12/5/2023) dini hari.

Korban RAH (22), merupakan warga perumahan Taman Cikarang Indah 3, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, nyaris terkena sabetan senjata tajam (sajam) oleh pelaku.

"Awalnya posisi saya lagi pulang kerja, sekitaran jam 01.00 WIB. Pas arah pulang sekitar pukul 02.30 itu saya enggak merasakan diikuti dari belakang," ujar RAH saat dikonfirmasi, Jumat (12/5/2023) siang.

Ia menyatakan, para pelaku begal yang berjumlah 3 orang itu datang secara tiba-tiba. Ia dipepet pelaku. Mereka kemudian mengacungkan celurit ke arah korban.

"Tiba-tiba di depan perumahan udah ada yang nyamperin saya dari samping kanan dia sambil megang celurit acungin ke arah saya," ucapnya.

Salah satu pelaku mengacungkan celurit sehigga korban terjatuh. Korban kemudian dan berlari meninggalkan sepeda motor jenis Honda Beat miliknya.

"Untungnya, itu saya enggak kenapa-kenapa, langsung reflek menjatuhkan diri langsung lari ke belakang langsung memanggil satpam perumahan. Pas saya panggil satpamnya keluar dan motornya sudah langsung dibawa pelaku," kata RAH.

Dia menjelaskan, saat kejadian itu dirinya kurang mengenali pelaku. Dia mengaku panik saat kejadian, ditambah gelap karena minim penerangan sehingga korban tidak sempat memperhatikan ciri-ciri ketiga pelaku.

"Kalau ciri-ciri pelakunya nggak ada yang inget sih, soalnya posisinya lagi keadaan gelap gulita juga. Motornya motor Beat kalau untuk motor Beatnya saya enggak tahu tahunnya sih, kayanya motor Beat lawas warna merah," jelasnya.

Meski begitu, korban belum melaporkan kasus ini ke polisi. Hingga kini ia masih berharap sepeda motor Honda Beat bernomor polisi D 6172 ADG miliknya masih bisa ditemukan.

"Untuk laporan kepolisian untuk sementara belum, soalnya saya lagi koordinasi sama satpam di perumahan saya. Kebetulan kan areanya kan dekat rumah saya," tuturnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement