Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Turki Tolak Ide AS untuk Kirimkan S-400 ke Ukraina

Faisal Haris , Jurnalis-Sabtu, 13 Mei 2023 |09:02 WIB
5 Fakta Turki Tolak Ide AS untuk Kirimkan S-400 ke Ukraina
Rudal S-400 (foto: armyrecognation.com)
A
A
A

ANKARA – Turki menolak gagasan Amerika Serikat (AS) untuk mengirim sistem rudal S-400 ke Ukraina untuk melawan invasi Rusia. Penolakan proposal gagasan pengiriman senjata pertahanan canggih buatan Moskow itu dikonfirmasi Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.

"AS meminta kami untuk mengirim S-400 ke Ukraina, dan kami mengatakan tidak," katanya, sebagaimana dikutip Anadolu Agency.

Berikut 5 fakta terkait penolakan Turki untuk mengirim sistem rudal S-400 ke Ukraina:

1. Melanggar Kedaulatan

 

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menjelaskan bahwa proposal gagasan pengiriman senjata S-400 ke Ukraina tidak dapat diterima karena AS berusaha melanggar kedaulatan Turki.

"Mereka membuat proposal yang secara langsung berkaitan dengan kedaulatan kami, seperti memberi kami kendali atas ini, memberikannya ke tempat lain. Di manakah kemerdekaan dan kedaulatan kita?" ujarnya.

2. Timbulkan Konflik

 

Pembelian S-400 Rusia oleh Turki telah menjadi titik pertikaian Turki dengan AS - NATO selama bertahun-tahun. AS dan NATO khawatir S-400 ini akan membahayakan keamanan dan interoperabilitas operasi militer NATO. AS dan NATO telah memperingatkan Turki bahwa sistem S-400 tidak kompatibel dengan sistem pertahanan NATO dan dapat mengungkap informasi sensitif ke Rusia.

3. Turki Membela Diri

 

Pejabat Turki telah berulang kali mengatakan bahwa negara membeli S-400 sebagai masalah keamanan nasional dan tidak ada negara lain yang berhak mengganggu hal ini. Turki menekankan bahwa S-400 tidak akan diintegrasikan ke dalam sistem NATO dan tidak menimbulkan ancaman bagi aliansi atau persenjataannya

 

4. AS Menghukum Turki

 

Akibat penolakan Turki untuk mundur dari kesepakatan tersebut, AS telah mengambil beberapa tindakan hukuman, termasuk menangguhkan Turki dari program jet tempur F-35 dan menjatuhkan sanksi kepada pejabat dan entitas Turki yang terlibat dalam pembelian S- 400.

5. Turki Tuntut Balik AS

 

AS dikabarkan menghukum Turki imbas pembelian senjata S-400 dari Rusia. Turki ditangguhkan dari program jet tempur F-35. Namun, Turki menuntut balik AS dengan meminta uang untuk jet tempur F-35 itu dibayarkan kembali ke Turki karena jetnya tidak pernah dikirimkan setelah sekian lama melakukan kesepakatan.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement