JAKARTA - Direktur Eksekutif Public Trust Institute, Pahrudin HM menyebutkan peluang Partai Persatuan Indonesia (Perindo) untuk mendapatkan suara empat persen dan lolos mendapatkan kursi di tingkat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sangat terbuka lebar dan dapat diwujudkan.
"Secara sosiologi politik bahwa pemilih Indonesia secara umum masih berdasarkan figur yang mereka kenali atau dekat dengan mereka kesehariannya berinteraksi dengan mereka," ujar Pahrudin saat dihubungi, Minggu (14/5/2023).
Hal ini, kata dia, bermakna dalam menggaet pemilih di Indonesia itu terkait dengan strategi bagaimana sebuah partai politik mampu menampilkan sosok yang dekat dengan mereka.
"Yaitu para caleg-caleg yang selama ini sudah dikenal oleh masyarakat itu strategi politik yang pasti dilakukan hampir banyak partai politik termasuk Partai Perindo," kata dia.
Kemudian, karena basis massa sosio kulturalnya sangat dekat dengan figur, Pahrudin menjelaskan, itu artinya Bacaleg yang didaftarkan oleh partai politik juga adalah representasi masyarakat sebagai pemilihnya.
"Oleh karena itu partai politik harus dapat menggaet tokoh yang selama ini dikenal oleh publik bukan tokoh yang tiba-tiba muncul itu sangat sulit untuk bisa menggaet pemilih di Indonesia khususnya," ujar Pahrudin.