Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemkab Bojonegoro Imbau Warga Dukung PSN dan Waspadai Provokasi Menghambat Program Nasional

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis-Senin, 22 Mei 2023 |10:41 WIB
Pemkab Bojonegoro Imbau Warga Dukung PSN dan Waspadai Provokasi Menghambat Program Nasional
Pemkab Bojonegoro imbau warga dukung PSN dan waspadai provokasi menghambat program nasional (Foto: Dok Pemkab Bojonegoro)
A
A
A

BOJONEGORO-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memproyeksikan Proyek Strategi Nasional (PSN) Bendungan Karangnongko akan memiliki efek domino yang positif pada masyarakat sekitar. Dampak itu mulai dari bidang ekonomi hingga kesejahteraan sosial masyarakat. Sehingga, rencana ini memerlukan suasana kondusif dalam mendukung PSN ini.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro Panji Ariyo K. menyampaikan terkait hasil pertemuan dengan warga Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo di Ruang Tribuana Tungga Dewi Gedung Pemkab Lama, Rabu (17/5/2023) lalu, bahwa pengadaan tanah Bendungan Karangnongko menyesuaikan regulasi yang ada dari Pemprov Jawa Timur. Sesuai kesepakatan, biaya pengganti pengadaan tanah dari APBD Kabupaten Bojonegoro.

 BACA JUGA:

“Jadi segala sesuatunya, Pemkab Bojonegoro sebagai koordinator. Misal ada sosialisasi dengan kecamatan, desa. Dan termasuk juga pemkab saling men-support koordinasi dengan BPN,” ucapnya pada Jumat (19/5/2023).

Lebih lanjut disampaikan, sesuai regulasi yang ada, PSN ini menjadi harapan masyarakat Bojonegoro sejak puluhan tahun lalu. Sehingga Pemkab Bojonegoro sangat mengapresiasi upaya pemerintah pusat ini. Maka, pemkab terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Diantaranya yang dilakukan pada Rabu (17/5/2023) lalu, pemkab mengundang warga Desa Ngelo untuk duduk bersama berdialog.

“Warga Desa Ngelo diajak duduk bersama oleh pemkab untuk menjelaskan keinginannya untuk direlokasi. Sisi lain, bulan Februari lalu pemkab sudah berkirim surat ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) namun tidak dikabulkan,” ujarnya.

Jadi, lanjut dia, Pemkab Bojonegoro terus melaksanakan tahapan-tahapannya. Pertama, rencana pengukuran. Selanjutnya perhitungan (appraisal) dan hal-hal teknis lainnya. Harapannya, seluruh warga bisa mendukung rencana tersebut, termasuk pemerintah desa maupun BUMN. Jika tahapan yang seharusnya berlanjut terlambat, ada kekhawatiran pada harapan masyarakat banyak terhambat. Sebab, Bendungan Karangnongko ini juga bermanfaat pada kabupaten sekitar seperti Blora, Tuban, Ngawi dan tentunya warga Bojonegoro sendiri.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement