JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra, Prabowo Subianto membongkar alasan dirinya mau bergabung dalam kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah kalah dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, yakni demi persatuan dan menghindari perpecahan.
Demikian diungkapkan Prabowo saat menghadiri undangan istigasah nasional dan doa bersama untuk keselamatan bangsa di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada Minggu, 21 Mei 2023. Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar serta para ulama dan kiai.
"Karena itu kalau kita lihat sejarah beberapa tahun yang lalu, waktu saya diajak oleh Pak Joko Widodo, saya tidak berpikir panjang, saya langsung mengatakan ya saya bergabung, ya saya rekonsiliasi, ya saya ingin bersatu," ungkap Prabowo dikutip dari channel YouTube GerindraTV, Senin (22/3/2023).
"Karena saya tidak mau bangsa ini terbelah. Saya tidak mau bangsa ini pecah. Saya tidak mau bangsa ini tidak bangkit menjadi bangsa yang besar dan bangsa yang makmur," sambungnya.
Menteri Pertahanan (Menhan) tersebut menilai bahwa Indonesia merupakan bangsa yang kuat. Bahkan, saat ini menjadi negara yang disegani oleh dunia. Hal itu, dibuktikan saat Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Di mana, Indonesia bisa keluar dari pandemi Covid-19 di luar dugaan negara lain.
"Saya ingat waktu di kabinet itu saya ingat, semua negara, WHO, organisasi kesehatan dunia, semua perdana menteri negara-negara tetangga menekan dan mengharapkan minta Indonesia, rakyat kita tidak boleh keluar rumah total, tapi presiden kita tidak tunduk, tidak mau, dan bahkan Indonesia tidak pernah lockdown total seperti negara lain," ungkap Prabowo.
Menurut Prabowo, keputusan pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak melakukan lockdown adalah pilihan yang tepat. Hal itu terbukti dari hasil Indonesia bisa mengatasi masalah pandemi dan melewati masa krisis ekonomi lebih cepat dibandingkan dengan negara lain.
"Alhamdulillah keputusan itu membawa kita dapat bangkit lebih cepat dari bangsa-bangsa lain. Kita yang selalu dianggap remeh, kita yang selalu dibilang sistem kesehatan kita akan ambruk, ternyata kita bisa bangkit lebih cepat di luar dugaan banyak negara," ucap Prabowo.
"Kenapa? karena ternyata kita dapat kerjasama, dapat kompak, dapat bisa bersatu di saat negara dalam keadaan bahaya," sambungnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.