Mensos melanjutkan bahwa mereka bisa berkarya lebih baik lagi, karena mempunyai corak alam yang bagus. Daun, bunga maupun satwa bisa menjadi corak batik khas Biak Numfor.
Mensos Risma sangat berharap mama-mama bisa membatik dengan komposisi yang lebih bagus lagi agar nantinya bisa dikenalkan dalam moment wisata nasional Teluk Cendrawasih Sail yang rencananya digelar November mendatang.
“Saya ingin mama-mama cepat belajar dan berlatihnya. Ayo ditingkatkan, jangan cepat puas. Nanti di Teluk Cendrawasih Sail bisa dikenalkan Batik Asli Biak karya mama–mama,” lanjut Mensos Risma.
Mensos juga minta Bupati Biak Numfor Hery Ario Naap mendukung usaha para ibu tersebut. Hal ini bisa menjadi mata rantai pemberdayaan sosial sehingga masyarakat yang dulunya hanya sebagai penerima manfaat dari bansos bisa mandiri.

Foto: dok. Kemensos
Risma juga meminta Bupati Hery memfasilitasi para ibu mengikuti program PENA, sebagai panduan untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas usaha batik dan souvenir khas Biak Numfor.
"Pak Bupati harus mendukung ini. Ini para mama sudah berusaha. Ini bagus karena mereka mau berusaha dan tidak hanya sebagai penerima manfaat. Ayo mama-mama juga semangat ya,” kata Risma.