Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Miliki Mutasi Gen Langka, Perempuan Ini Tak Bisa Rasakan Sakit, Takut, Ataupun Stres

Rahman Asmardika , Jurnalis-Minggu, 04 Juni 2023 |14:13 WIB
Miliki Mutasi Gen Langka, Perempuan Ini Tak Bisa Rasakan Sakit, Takut, Ataupun Stres
Jo Cameron. (Foto: BBC)
A
A
A

Rasa sakit sangat penting untuk melindungi kita dari peristiwa yang dapat mencederai atau membahayakan nyawa. Konsekuensi dari tidak merasakan sakit bisa serius.

Dalam kasus Jo, misalnya, lengannya sering terbakar di oven. Karena tidak merasakan sakit, ia harus mengandalkan bau daging hangus untuk memperingatkannya bahwa kulitnya terbakar.

"Kami telah bekerja dengan pasien lain yang juga tidak merasakan sakit karena membawa mutasi pada gen yang lain, dan kadang-kadang mereka pernah menderita cedera serius. Jadi, merasakan sakit adalah hal yang baik tetapi kadang-kadang rasa sakit bisa berubah menjadi kronis dan tidak lagi berguna," kata James Cox, seorang profesor Human Pain Genetics di UCL dan penulis studi tersebut.

Untuk waktu yang lama, Jo tidak merasa ada sesuatu yang berbeda dengan dirinya. Dia tidak pernah minum obat apa pun untuk membantunya mengatasi rasa sakit.

“Saya merasa biasa saja karena cuma saya saja yang begini,” ujarnya. “Saya punya anak, saya punya suami dan selama bertahun-tahun mereka cuma berpikir kalau saya punya batas rasa sakit yang luar biasa.”

Mutasi gen itu juga berarti Jo juga dapat memproses perasaan sedih atau marah dengan lebih cepat.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement