Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gelombang Panas Hantam Bangladesh, Sekolah Ditutup hingga Pemadaman Listrik Sering Terjadi

Susi Susanti , Jurnalis-Rabu, 07 Juni 2023 |15:18 WIB
Gelombang Panas Hantam Bangladesh, Sekolah Ditutup hingga Pemadaman Listrik Sering Terjadi
Gelombang panas menghantam Bangladesh (Foto: Reuters)
A
A
A

DHAKA - Gelombang panas yang ‘membakar’ di Bangladesh memicu penutupan sekolah dasar minggu ini dan memicu seringnya terjadi pemadaman listrik. Keadaan ini memperburuk kondisi penduduk yang tidak dapat menyalakan kipas angin untuk mendinginkan diri karena petugas cuaca memperingatkan bantuan tidak akan segera terjadi.

Suhu maksimum melonjak hingga hampir 41 derajat Celcius (105,8 Fahrenheit) dari 32C pada 10 hari lalu. Departemen Meteorologi Bangladesh memperingatkan bahwa kondisi panas ini tidak akan berakhir.

Para ilmuwan mengatakan perubahan iklim berkontribusi pada gelombang panas yang lebih sering, parah, dan lebih lama selama bulan-bulan musim panas.

Nasrul Hamid, Menteri negara untuk tenaga, energi dan sumber daya mineral, mengatakan Bangladesh dapat menghadapi pemadaman listrik selama dua minggu lagi. Hal ini disebabkan karena kekurangan bahan bakar memicu penghentian beberapa unit pembangkit listrik, termasuk pembangkit listrik tenaga batu bara terbesarnya.

"Karena krisis energi global dan lonjakan yang belum pernah terjadi sebelumnya di pasar mata uang internasional, kami terkena pelepasan beban yang tidak diinginkan ini," terangnya dalam sebuah posting Facebook, dikutip Reuters.

"Saya sangat menyesal atas penderitaan Anda. Saya juga ingin meyakinkan Anda bahwa situasi ini hanya sementara. Kami akan segera kembali dalam kondisi baik," tambahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement