JAKARTA - Nama Menteri BUMN Erick Thohir sebagai sosok bakal calon wakil presiden (cawapres) potensial terus menguat. Bahkan, dirinya dianggap cocok untuk mendampingi bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto.
Menurut Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin, Erick Thohir bisa melengkapi basis pemilih Prabowo. Itu jika melihat dari latar belakang Erick Thohir yang merupakan kader Nahdlatul Ulama (NU).
"Kalau (Prabowo) disandingan dengan Erick Thohir, Erick Thohir sudah di NU-kan, sudah menjadi bagian dari keluarga besar NU," kata Ujang.
Segmentasi pemilih Prabowo jika bergandengan dengan Erick Thohir semakin meluas. Sehingga, peluang lebar keterpilihan Menteri Pertahanan semakin terbuka untuk semua kalangan masyarakat.
“Artinya, kalau kita ambil basis masa NU dapat juga dari Erick Thohir,” kata Ujang.
Erick Thohir dengan keunggulannya dari sisi NU dan elektabilitas tinggi, lanjut Ujang, akan semakin menguatkan keyakinan Prabowo. Ia pun meyakini bahwa Erick Thohir masuk dalam daftar cawapres teratas.
“Saya objektif saja, melihat hasil survei Erick Thohir yang memungkinkan untuk bisa kuat didampingkan dengan Prabowo Subianto,” ujarnya.
Jika melihat survei Indikator Politik Indonesia, elektabilitas Erick Thohir sangat signifikan dengan elektabilitas mencapai 15,5 persen. Survei ini dilakukan periode 26 - 30 Mei 2023. Sebelumnya, nama Erick juga masuk radar cawapres sebagaimana disampaikan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.