Media lokal melaporkan Montaya memiliki kondisi yang disebut katalepsi, yakni ketika seseorang mengalami kejang, kehilangan kesadaran, dan tubuh menjadi kaku.
Sebuah komisi ahli telah dibentuk oleh kementerian kesehatan Ekuador untuk meninjau kasusnya.
Seperti diketahui, Montoya ditempatkan di peti mati dan dibawa ke rumah duka di Babahoyo, barat daya ibukota Quito, setelah dinyatakan meninggal pada 9 Juni lalu.
Tapi setelah hampir lima jam di dalam, wanita itu terlihat terengah-engah setelah kerabatnya membuka peti mati untuk mengganti pakaiannya untuk pemakaman.
Beberapa menit kemudian, dia ditarik keluar oleh petugas pemadam kebakaran dan dipindahkan kembali ke rumah sakit yang sama.
Bella Montoya bukan satu-satunya orang yang "hidup kembali" setelah resmi dinyatakan meninggal.
Pada Februari lalu, seorang wanita berusia 82 tahun ditemukan bernapas sambil berbaring di rumah duka di Negara Bagian New York. Dia telah dinyatakan meninggal tiga jam sebelumnya di sebuah panti jompo.
(Susi Susanti)