Sementara itu, pengacara lain; Ekaterina Vanslova, mengatakan, pria itu dikirim ke wilayah di mana, karena keadaan kasus ini dan kekhususan wilayah tersebut, ada risiko penyiksaan yang wajar dan bahkan risiko nyawa Zhuravel.
Sebelumnya, Rusia juga mengecam pembakaran salinan Alquran di Ibu Kota Swedia, Stockholm, oleh Rasmum Paludan, seorang pemimpin partai sayap kanan. Peristiwa ini juga menuai kecaman, menyerukan boikot, dan protes di seluruh dunia Muslim. (fmi)
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.