Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kala Tokoh Dunia Berduka Atas Wafatnya Soekarno

Nanda Aria , Jurnalis-Rabu, 21 Juni 2023 |06:09 WIB
Kala Tokoh Dunia Berduka Atas Wafatnya Soekarno
Soekarno/Foto: Istimewa
A
A
A

 

JAKARTA – Akhir hidup Porklamator Republik Indonesia, Soekarno, begitu tragis. Menjadi tahanan rumah Orde Baru. Dilarang ditemui kerabat dan para sahabatnya. Diperlakukan buruk oleh penjaga Wisma Yaso (kini Museum Satria Mandala).

Padahal, kala itu nama Soekarno masih harum di hati rakyatnya dan terlebih, di hati para koleganya di dunia internasional. Tidak hanya media-media asing yang ikut menyoroti kematian Soekarno karena masalah ginjal itu. Melainkan juga simpati para pemimpin negara sahabat.

 BACA JUGA:

Nama Soekarno tetap dianggap sebagai teman baik, tidak hanya oleh negara-negara yang secara politik selaras dengan pemikiran Soekarno, melainkan juga negara-negara yang bersitegang macam Singapura dan Malaysia.

Berikut beberapa ungkapan belasungkawa untuk Soekarno yang meninggal 21 Juni 1970 silam yang dirangkum Okezone dari berbagai sumber:

 BACA JUGA:

- Presiden Rusia, Nikolai Podgorny: “Soekarno merupakan seorang negarawan yang terkemuka, yang namanya mendapat penghargaan tinggi di kalangan bangsa Soviet,"

- Presiden Singapura, Yusof Ishak: “Dengan penuh kesedihan saya telah menerima berita tentang wafatnya Ir. Sukarno. Atas nama pemerintahan dan rakyat Singapura dan juga atas nama pribadi saya sendiri, izinkanlah saya menyampaikan pada Paduka Mulia, rasa simpati dan turut berduka cita kami,”

- Presiden Filipina, Ferdinand Marcos: “Ir. Soekarno adalah pemimpin yang akan diperingati sebagai seorang yang telah mendirikan Republik Indonesia. Dia telah mempersatukan Indonesia di dalam masanya yang paling sulit. Peristiwa-peristiwa di waktu yang terakhir tidak mengurangi peranannya itu. Kami berduka cita karena wafatnya seorang pemimpin besar Asia,”

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement