- Presiden Vietnam, Ton Duc Thang: “Rakyat Vietnam sangat menyayangi Bung Karno sebagai pemimpin besar Indonesia yang sejak semula menyokong perjuangan rakyat Vietnam.
- Perdana Menteri Malaysia, Tunku Abdul Rahman: “Namanya patut dicatat dalam sejarah Indonesia, untuk diketahui oleh generasi-generasi yang akan datang sebagai seseorang yang dengan gagah berani, telah berjuang melawan kolonialisme dan menimbulkan gelombang semangat nasionalisme rakyat Malaysia. Tidak seorangpun dapat menyangkal bahwa almarhum telah memegang peranan penting dalam mencapai Indonesia merdeka,"
- Presiden India, Varaghiri Venkata Giri: “Dunia Afrika-Asia akan mengingatkan untuk selama-selamanya sebagai seorang pejuang yang berani menentang imperialisme dan kolonialisme dan seorang anggota pendiri dari Konferensi Bandung (Konferensi Asia-Afrika) yang melahirkan prinsip-prinsip non alignment. Tidaklah dapat disangsikan bahwa seluruh rakyat indonesia menghormatinya sebagai seorang pahlawan nasional.”
- Perdana Menteri India, Indira Gandhi: “Perjuangannya melawan kolonialisme dan imperialism serta untuk kemerdekaan adalah bagian dari sejarah (dunia),”
- Josip Broz Tito, Presiden Yugoslavia: “Kepribadian Soekarno sebagai seorang pejuang besar melawan kolonialisme dan imperialisme akan tetap dikenang pada masa-masa yang akan datang.”
- Presiden Aljazair, Houari Boumédiène: “Dengan rasa sedih yang sedalam-dalamnya kami mendengar wafatnya Dr. Haji Ahmad Soekarno, yang berarti hilangnya seorang tokoh penting yang telah menandai sejarah negaranya, melalui perjuanganya bagi keadilan dan kebebasan dunia. Dalam suasana penuh duka cita ini, atas nama Dewan Revolusi Pemerintah dan Rakyat Aljazair serta atas nama saya pribadi, sudilah Paduka Yang Mulia menerima rasa duka cita kami yang sedalam-dalamnya dan menyampaikan kepada keluarga yang ditiggalkan almarhum, rasa simpati dan belasungkawa dari kami yang sedalam-dalamnya.”