Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengenal Sejarah Kota Tua Jelang HUT Ke-496 DKI Jakarta

Arief Setyadi , Jurnalis-Rabu, 21 Juni 2023 |16:13 WIB
Mengenal Sejarah Kota Tua Jelang HUT Ke-496 DKI Jakarta
Kota Tua (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - DKI Jakarta akan merayakan hari jadinya ke-496 DKI Jakarta pada 22 Juni 2023. Jakarta dengan segala keragamannya menyimpan sejarah yang tak terlupakan.

Salah satunya Kota Tua Jakarta. Kawasan tersebut juga dikenal dengan sebutan Batavia Lama (Oud Batavia).

Memiliki luas 1,3 kilometer persegi, wilayah Kota Tua melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat (Pinangsia, Taman Sari dan Roa Malaka).

Menukil wikipedia, kawasan ini juga dijuluki "Permata Asia" dan "Ratu dari Timur" pada abad ke-16 oleh pelayar Eropa. Jakarta Lama dianggap sebagai pusat perdagangan untuk benua Asia karena lokasinya yang strategis dan sumber daya melimpah.

Pada 1526, Fatahillah dikirim Kesultanan Demak, menyerang Pelabuhan Sunda Kelapa di kerajaan Hindu Pajajaran, kemudian dinamai Jayakarta.

Kota ini hanya seluas 15 hektare dan memiliki tata kota pelabuhan tradisional Jawa. Tahun 1619, VOC menghancurkan Jayakarta di bawah komando Jan Pieterszoon Coen.

Setahun kemudian, VOC membangun kota baru bernama Batavia untuk menghormati Batavieren, leluhur bangsa Belanda. Kota ini terpusat di sekitar tepi timur Sungai Ciliwung, saat ini Lapangan Fatahillah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement