Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bung Karno Menangis Seperti Anak Kecil Kala Berdoa di Makam Nabi

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Rabu, 28 Juni 2023 |06:29 WIB
Bung Karno Menangis Seperti Anak Kecil Kala Berdoa di Makam Nabi
Soekarno. (Foto: Wikipedia)
A
A
A

JAKARTA - Bung Karno yang gagah dan lantang membangkitkan semangat rakyat (pemuda) untuk mengusir Belanda dengan semboyan: "Sekali Merdeka Tetap Merdeka", ternyata juga pernah menangis.

Cerita itu diungkapkan Putra Bung Karno, Guntur Sukarno Putra yang menuangkan kisah ringan dan humanis dari Bung Karno dalam buku "Bung Karno: Bapakku, Kawanku, Guruku".

Pada tanggal 18 Juli 1955, Bung Besar naik haji ke Tanah Suci Mekkah. Ia bersama beberapa rombongan sempat mengheningkan cipta, dan berdoa di samping makam Nabi Muhammad di Madinah. Saat itu Bung Karno menangis seperti anak kecil.

Di buku tersebut juga Guntur mengungkapkan pesan terakhir Bung Karno padanya. Setelah itu tidak ada pesan lagi hingga ayahnya meninggal dunia, 21 Juni 1970. Salah satu isinya agar Guntur tidak jadi manusia cengeng.

Berikut pesan terakhir Bung Karno kepada Guntur:

Tok, engkau adalah anak sulung Putra Sang Fajar. Sebab, bapakmu dilahirkan pada waktu fajar menyingsing. Fajar 6 Juni yang sedang merekah di ujung timur. Dan engkau yang lahir di tahun keberanian, juga menjelang fajar tanggal 3 November pada saat mana hegemoni kekuasaan Jepang semakin suram sinarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement