Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gegara Miskin Uang, Empat Wilayah Kekuasaan Mataram Terpaksa Pinjam ke Belanda

Avirista Midaada , Jurnalis-Jum'at, 30 Juni 2023 |08:30 WIB
 Gegara Miskin Uang, Empat Wilayah Kekuasaan Mataram Terpaksa Pinjam ke Belanda
Sultan Amangkurat I (foto: dok wikipedia)
A
A
A

Utusan tumenggung itu bahkan dilarang meninggalkan loji, sebelum diperolehnya 1 sampai 2 ribu gulden. Mereka tinggal di loji selama 1-2 hari, dan setelah itu residen merasa terpaksa menyerahkan kepada mereka senilai 500 ringgit atas penyerahan 300 balok besar, dengan perjanjian bahwa 100 buah sudah tersedia pada saat tibanya kapal yang pertama.

Setengah tahun kemudian, keadaan tidak banyak berubah Tumenggung Pati mengirimkan dengan kapalnya sendiri Lurah Naya ke Batavia, dengan 500 pikul gula putih dan lain-lain bahan makanan. Ia minta supaya barang-barang itu dipasarkan karena ia sangat membutuhkan uang untuk membayar Sultan Amangkurat I, sebab ia tidak bisa meminjam uang di mana pun.

Di Jepara pun keadaaan kritis juga meningkat. Tetapi Kepala Daerah Jepara, yang bukan sahabat Kompeni, merasa ragu meminta tolong kepada Batavia. Sementara itu, ia berusaha mengatasi kekurangannya itu dengan menuntutnya dari warganya.

Warga mengharapkan bahwa pada awal atau akhir bulan Puasa (Agustus 1659) akan terjadi perubahan pemerintahan. Pada hari itu biasanya para pembesar menyampaikan uang yang telah didapat.

Kemudian mereka kumpulkan kepada Istana, dan apabila ada kekurangan, sudah tentu hal itu akan menimbulkan mutasi -, mutasi yang pahit. Setelah penduduk Jepara habis-habisan diperas maka barulah Kompeni didekati. Ngabei Martanata mengirimkan anak laki-lakinya, Bagus Pusparaga, ke Batavia untuk meminjam 3 sampai 4 ribu ringgit, karena Sunan pernah memberi uang kepada saya.

Maka sekarang uang itu harus dikembalikan, sedangkan uang itu masih kurang. Ia berjanji dengan khidmat akan mengembalikan uang yang dipinjamnya itu dengan hasil - hasil kayu, gula putih, dan lain sebagainya. Bahkan ia ingin membangun dan memberikan sebuah kapal.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement