Jampang membantu si tuan rumah untuk berkebun dan berdagang buah di Pasar Tanah Abang. Saat berada di Kebayoran Lama, Jampang mendapat cobaan bertemu centeng-centeng yang bertindak arogan meminta uang pajak.
Dengan kemampuan silat yang dimiliki, Jampang memberantas tindakan sewenang-sewenang tersebut. Hingga akhirnya tidak ada lagi aksi kriminal dari para preman-preman di Kebayoran Lama.
Masih di wilayah kediaman teman pamannya inilah Jampang bertemu istrinya, gadis dari wilayah tersebut.
Jampang yang berniat meminangnya meminta si empunya rumah untuk melamarkannya. Singkat cerita, Jampang menikah dengan gadis tersebut dan memiliki seorang anak.
Jampang diberi kuasa untuk merawat sebidang tanah untuk digarap oleh ayah mertuanya. Jampang dan istrinya pun menggarap tanah, menanami lahan dengan padi, kacang, dan kelapa. Kemudian, menjual hasil kebun mertuanya ke Pasar Tanah Abang.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.