TEMANGGUNG - Siswa pelaku pembakaran sebuah gedung sekolah di Temanggung, Jawa Tengah ternyata sudah merencanakan aksinya sejak dua minggu lalu. Pelaku merasa sakit hati karena sering dibully oleh teman dan juga gurunya sendiri.
Adapun pelaku pembakaran sebuah gedung SMPN 2 Pringsurat Temanggung pada Selasa lalu, yakni R sudah berhasil ditangkap polisi.
Penangkapan tersebut berdasarkan rekaman kamera pengawas CCTV yang ada di sekolah tersebut.
Menurut Kapolres Temanggung, AKBP Agus Purwadi, dari pemeriksaan diketahui, pelaku melakukan aksinya tersebut dengan menyiapkan 3 molotof yang kemudian disulut di lokasi kejadian.
Aksi pembakaran sudah direncanakan sejak dua minggu yang lalu dengan melakukan eksperimen. Molotov dibuat dengan botol minuman energi diisi bahan bakar dan gas.
Kemudian disulut sehingga dapat menyebabkan letupan dan menyebarkan api tanpa dilempar.
Pelaku R mengaku sakit hati karena sering dibully teman-temannya. Selain itu, R juga mengaku pernah dikeroyok lima temannya.