Tuntutan Brimob cuma satu yakni, cabut SK penggantian Kombes Anton. AKBP Soetrisno Ilham memerintahkan pasukannya menutup seluruh akses menuju Mabak (Mabes) Polri.
Selain itu, dirinya menempatkan penembak jitu atau sniper di beberapa titik strategis kemudian memerintahkan mereka melepaskan tembakan peringatan kepada siapa pun yang keluar dari Mabes Polri, termasuk Kapolri Jenderal Pol Soetjipto Joedodihardjo.
Buntut pengepungan Pelopor Brimob yakni mundurnya Kapolri Jenderal Pol Soetjipto Joedodihardjo. Sementara Mabak Polri akhirnya memenuhi tuntutan tersebut untuk mencegah konflik yang lebih besar.
(Arief Setyadi )