Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ayah Simpan Jasad Bayinya di Kulkas karena Terinspirasi RS

Irfan Maulana , Jurnalis-Rabu, 05 Juli 2023 |17:05 WIB
Ayah Simpan Jasad Bayinya di Kulkas karena Terinspirasi RS
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho. (MNC Portal)
A
A
A

TANGERANG - Seorang ayah berinisial S (30) di Jalan Tanah Seratus, RT 3 RW 5, Kecamatan Ciledug, menyimpan jasad anaknya di dalam kulkas karena terinspirasi dari rumah sakit. Di rumah sakit, terdapat lemari pendingin untuk mengawetkan jenazah.

Demikian disampaikan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho. Kapolres mengatakan, S terpaksa melakukan hal itu karena pikirannya sedang kacau.

"Dia lihat di rumah sakit (jenazah disimpan di lemari pendingin) kok simpennya di freezer ya dia sambil mau makamkan itu (jasad anaknya) sambil urusin surat keterangan itu termasuk urus anaknya itu," ujarnya, Rabu (5/7/2023).

Zain menuturkan, S memiliki dua anak yang masih kecil. Lalu, anaknya yang disimpan di kulkas nomor 3. Anak ketiganya itu meninggal di dalam kandungan istrinya saat usia delapan bulan.

"Memang saat itu dia kalut ya, kalut istrinya dirawat kemudian anaknya masih di rumah sakit. Kemudian dia bawa mayat bayinya ke rumah," ujar Zain.

Sejauh ini, pihaknya telah meminta keterangan dari sejumlah pihak, seperti tetangga dan ketua RT setempat.

"Jadi untuk unsur dilakukan penganiayaan atau apa belum ada ya," ucap Zain.

Sebagaimana diketahui, S terpaksa menyimpan jasad bayinya tersebut karena tak punya biaya untuk pemakaman.

Dari informasi yang dihimpun, anak S meninggal pada Minggu (2/7/2023). Saat itu anak S meninggal dalam kandungan.

S yang bingung tak punya biaya untuk memakamkan anaknya pun menyimpan jasadnya ke kulkas. Keberadaan anak S itu pun terungkap dua hari setelah disimpan di dalam kulkas.

Saat ditemukan sudah dalam keadaan membeku. Anak S akhirnya kemudian dimakamkan pada Selasa, (4/7/2023).

"Ya memang kita sudah mengetahui terkait kejadian tersebut, kami sudah klarifikasi beberapa orang terkait kejadian tersebut dan memang satu suami istri ini dilihat dari tingkat perekonomian memang di bawah standard," tutur Zain.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement