BOGOR - Polisi membentuk tim khusus untuk kembali memburu pelaku penusukan Andriana Yubelia Noven Cahya (18), di Baranangsiang, Kota Bogor. Tim khusus ini akan melibatkan penyidik yang terdahulu.
"Kita bentuk tim khusus personel yang dulu mengawaki kasus tersebut akan kita gabungkan kembali dan terus akan kita lakukan analisa evaluasi untuk pengungkapan kasus ini," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso kepada wartawan, Kamis (6/7/2023).
Kemudian, tim khusus itu akan kembali membuka kasus tersebut mulai dari olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi. Termasuk, kembali membuka rekaman CCTV di lokasi kejadian.
"Langkah berikutnya kita juga akan sambang keluarga korban, mungkin ada petunjuk baru terhadap kejadian ini dan juga akan kita lakukan penyelidikan kepada semua kemungkinan yang bisa memberikan petunjuk terhadap keberadaan pelaku," ungkapnya.
Tidak sampai di situ, polisi juga akan berkoodinasi dengan pihak atau instansi terkait untuk mengungkap kasus ini terutama berkaitan dengan teknologi.
"Kita melibatkan Puslabfor Mabes Polri untuk pemeriksaan secara scientific crime investigation. Akan kita atensi, kita akan komitmen untuk mengawal kasus ini sehingga terungkap pelakunya," tutupnya.
Seperti diketahui, Andriana Yubelia Noven Cahya (18) tewas dalam gang kecil di Jalan Riau, Baranangsiang, Kota Bogor. Korban meregang nyawa setelah ditusuk oleh orang tak dikenal pada Selasa, 8 Januari 2019.
Korban diketahui ditusuk saat pulang sekolah saat melewati gang tersebut dan sempat terekam kamera pengawas CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil autopsi, korban mengalami luka tusuk di dada kiri sedalam 25 sentimeter dengan lebar 3 sentimeter.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.