Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kayanya Kerajaan Majapahit, Konon Istana Penuh Emas dan Permata

Avirista Midaada , Jurnalis-Jum'at, 07 Juli 2023 |06:11 WIB
Kayanya Kerajaan Majapahit, Konon Istana Penuh Emas dan Permata
Ilustrasi (Foto : Frank Machler)
A
A
A

KERAJAAN Majapahit menjelma menjadi salah satu kerajaan besar di Pulau Jawa bahkan nusantara. Konon Majapahit juga memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) dan berbagai pendapatan penting yang menjadikannya disegani oleh kerajaankerajaan lain di luar negeri.

Hal ini tak lepas dari penataan yang dilakukan oleh raja Majapahit, terutama Hayam Wuruk ketika sedang bertahta. Peran Hayam Wuruk dan Gajah Mada menjadi hal yang tak terpisahkan, yang membuat puncak kejayaan Kerajaan Majapahit terwujud.

Semasa menjabat sebagai raja Majapahit, Hayam Wuruk selalu berusaha meningkatkan bidang pertanian dengan memperbaiki atau memelihara tanggul sepanjang sungai untuk mencegah banjir. Di samping itu, Hayam Wuruk pula memperbaiki jalan-jalan, jembatan, dan infrastruktur lain untuk memperlancar lalu lintas perdagangan.

Komoditas perdagangan Majapahit pada waktu itu adalah beras dan rempah-rempah, sebagaimana terdapat pada "Hitam Putih Mahapatih Gajah Mada" dari tulisan Sri Wintala Achmad. Sementara daerah-daerah pelabuhan seperti Canggu, Surabaya, Gresik, Sedayu, dan Tuban menjadi pusat perdagangan.

Menurut catatan Wang-ta- yuan, pedagang Tiongkok, komoditas ekspor Jawa pada saat itu ialah lada, garam, kain, dan burung kakak tua. Adapun komoditas impornya berupa mutiara, emas, perak, sutra, barang keramik, dan barang dari besi. Mata uang Majapahit dibuat dari campuran perak, timah putih, timah hitam, dan tembaga.

Catatan dari Odorico da Pordenone (seorang biarawan Katolik Roma dari Italia) yang pernah mengunjungi Jawa pada 1321 menyebutkan bahwa Istana Kerajaan Majapahit penuh dengan perhiasan emas, perak, dan permata. Daerah-daerah pelabuhan seperti Canggu, Surabaya, Gresik, Sedayu, dan Tuban menjadi pusat perdagangan. Di bidang perdagangan walaupun tidak semenonjol Sriwijaya, banyak pedagang Majapahit berperan sebagai pedagang perantara.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement