Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

4 Fakta Polisi Kantongi Terduga Pelaku Pembunuhan Noven, Penyelidik Masih Telusuri Bukti

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 07 Juli 2023 |05:01 WIB
4 Fakta Polisi Kantongi Terduga Pelaku Pembunuhan Noven, Penyelidik Masih Telusuri Bukti
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

BOGOR – Polisi terus menyelidiki kasus tewasnya Andriana Yubelia Noven Cahya, (18), yang ditusuk di gang kecil di Jalan Riau, Baranangsiang, Kota Bogor. Berdasarkan perkembangan terbaru, polisi mengatakan telah mengantongi nama terduga pelaku pembunuhan tersebut.

Berikut fakta-fakta dari perkembangan penyelidikan polisi tersebut: 

1. Polisi miliki indikasi terduga pelaku 

Pihak kepolisian menyatakan telah memiliki indikasi terduga pelaku pembunuhan Noven. Hal itu dikonfirmasi Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso kepada wartawan.

"Sudah ada indikasi mengarah ke pelaku," kata Kombes Bismo kepada wartawan, Kamis (6/7/2023).

BACA JUGA:

Polisi Buru Pelaku Lain dalam Kasus Pembunuhan Mahasiswa NTT 

2. Polisi cari dua alat bukti 

Menurut Bismo, polisi masih harus mengumpulkan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka terhadap terduga pelaku yang diindikasi. Dua alat bukti tersebut diperlukan sehingga penetapan tersangka bisa dipertanggung jawabkan.

"Untuk menjadikan sebagai pelaku atau kecurigaan kita tentunya harus ada dua bukti permulaan yang cukup. Kita tidak boleh main tuduh dan sebagainya harus berdasarkan bukti permulaan yang cukup, jadi bisa dipertanggungjawabkan," ungkapnya.

3. Polisi kumpulkan keterangan saksi

Selain mencari alat bukti, polisi juga masih terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan lainnya. Termasuk akan kembali memeriksa rekaman CCTV di lokasi yang merekam kejadian nahas tersebut.

"Kita upayakan maksimal sehingga mendapatkan titik terang bagi pengungkapan pelaku. Semua peluang akan kita lakukan," pungkasnya.

4. Kasus belum terungkap setelah dua tahun

Andriana Yubelia Noven Cahya (18) tewas setelah ditusuk di sebuah gang kecil di Jalan Riau, Baranangsiang, Kota Bogor pada 8 Januari 2011. .

Korban diketahui ditusuk saat pulang sekolah saat melewati gang tersebut dan sempat terekam kamera pengawas CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil autopsi, korban mengalami luka tusuk di dada kiri sedalam 25 sentimeter dengan lebar 3 sentimeter.

Hingga saat ini kasus pembunuhan tersebut belum terungkap.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement