Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Besok Mulai Razia Operasi Patuh Jaya, 2.938 Personel Dikerahkan

Erfan Maruf , Jurnalis-Minggu, 09 Juli 2023 |18:20 WIB
Besok Mulai Razia Operasi Patuh Jaya, 2.938 Personel Dikerahkan
Ilustrasi. (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menerjunkan 2.938 personel dalam menggelar Operasi Patuh Jaya 2023 yang akan digelar mulai besok, tanggal 10 Juli - 23 Juli 2023.  Dalam operasi tersebut sebanyak 14 pelanggaran akan ditindak. 

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengatakan total ada 2.938 personel gabungan yang terjun langsung dalam operasi tersebut. Operasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. 

"Secara keseluruhan gabungan semuanya 2.938 personel. Meningkatkan kepatuhan dalam berlalu lintas untuk keamanan keselamatan ketertiban lalu lintas," kata Latif saat dihubungi, Minggu (9/7/2023). 

BACA JUGA:

Siap-Siap! Polda Metro Gelar Razia Operasi Patuh Jaya Dua Pekan, Dimulai 10 Juli 

Latif menjelaskan total ada 14 jenis pelanggaran yang menjadi target operasi. Yakni pengemudi melawan arus, berkendara di bawah pengaruh alkohol, menggunakan HP saat mengemudi, tidak menggunakan helm SNI (standar nasional Indonesia), pemobil yang tidak menggunakan sabuk saat berkendara, melebihi batas kecepatan, hingga berkendara di bawah umur atau tidak memiliki SIM. 

Selain itu, sepeda motor yang berboncengan melebihi ketentuan, kendaraan tidak layak jalan, kendaraan yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan yang standar, hingga kendaraan yang tidak dilengkapi STNK juga menjadi sasaran. 

 BACA JUGA:

Pihak kepolisian juga akan menindak pengendara yang melanggar marka atau bahu jalan, kendaraan yang memasang rotator atau sirine, hingga kendaraan yang menggunakan pelat RFS atau RFP yang tidak sesuai peruntukannya. 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement