Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Baliho Ganjar Pranowo di Barito Utara Diturunkan, Pendukungnya Protes

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Minggu, 16 Juli 2023 |17:13 WIB
Baliho Ganjar Pranowo di Barito Utara Diturunkan, Pendukungnya Protes
Baliho Ganjar Pranowo di Barito Utara dicopot (Foto: istimewa/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pencopotan dan penurunan baliho bergambar Ganjar Pranowo di Muara Taweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah oleh pihak oknum TNI mengundang protes dari pendukung Ganjar Pranowo.

Ketua Umum Ganjarian Guntur Romli mengatakan bahwa hal tersebut bisa dianggap oknum TNI tersebut telah mencederai azas netralitasnya.

Menurut informasi penurunan baliho Ganjar dilakukan oleh pihak Danramil Muara Taweh atas perintah dari Dandim Barito Utara.

"Saya nggak tahu alasan pencopotan itu. Tapi yang mencurigakan kenapa pihak TNI yang mencopot? Apa urusannya TNI dengan baliho?," ujar Guntur Romli.

Bagi Guntur, pencopotan baliho Capres yang dilakukan pihak militer struktural justru bisa menimbulkan persepsi negatif. Sebab UU kita mengharuskan TNI bersikap netral.

Jika pun perlu ada penertiban Baliho, yang berhak melakukannya adalah aparat Pemda. Misalnya Satpol PP, bukan pihak militer.

Ia menambahkan bahwa kesan pencopotan baliho Ganjar Pranowo itu merupakan tindakan titipan agar sosialisasi tentang Ganjar Pranowo sebagai Bacapres di Barito Utara terhambat.

Lebih jauh, pencopotan baliho Ganjar Pranowo adalah usaha membungkam aspirasi masyarakat Barito Utara untuk mengekspresikan pilihan politiknya.

 BACA JUGA:

"Aparat TNI di Barito Utara jangan bertindak berlebihan apalagi bertindak di luar wewenangnya. Jangan juga dengan alasan menjaga ketertiban justru malah menjadi pembungkam aspirasi masyarakat, " ujar Guntur.

Justru dikhawatirkan tindakan itu tidak berdiri sendiri. Tapi ada titipan kepentingan politik lain yang menjadikan Ganjar Pranowo sebagai sasaran.

 BACA JUGA:

"Ganjarian protes sangat keras jika alat-alat militer digunakan untuk menekan Ganjar Ganjarnowo. "

Menurut Guntur Romli, urusan penertiban baliho, bukan urusan TNI dan hal itu urusan Satpol PP. "Aneh banget jika pencopotan baliho dilakukan oleh anggota TNI. Apalagi jika baliho tersebut berdiri dan terpasang secara legal," kata dia.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement