Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keris Kiai Naga Siluman Milik Pangeran Diponegoro, Ratusan Tahun Hilang dan Kembali ke Indonesia

Angkasa Yudhistira , Jurnalis-Selasa, 18 Juli 2023 |19:03 WIB
Keris Kiai Naga Siluman Milik Pangeran Diponegoro, Ratusan Tahun Hilang dan Kembali ke Indonesia
Pangeran Diponegoro (Foto: Istimewa)
A
A
A

KERIS Kiai Naga Siluman milik Pangeran Diponegoro yang sempat hilang ratusan tahun telah ditemukan di Belanda dan resmi diserahkan ke Museum Nasional Indonesia di Jakarta, Kamis 5 Maret 2020.

Penyerahan keris Kiai Naga Siluman itu dilakukan Duta Besar Indonesia untuk Belanda saat itu, I Gusti Agung Wesaka Puja dan diterima langsung oleh Kepala Museum Nasional Indonesia Siswanto.

"Ini momentum bersejarah dengan kembalinya keris Pangeran Diponegoro sejak keluar dari tanah air kita 150 tahun lalu," kata I Gusti Agung Wesaka Puja dikutip dari laman BBC Indonesia.

Sejarawan Belanda, Caroline Drieenhuizen mengatakan Belanda selalu ragu terkait pemulangan artefak-artefak Indonesia.

"Kalaupun dikembalikan, mereka melakukannya seperti keinginan baik mereka, bukan karena Indonesia punya hak untuk mendapatkan barang itu kembali. Mereka tidak merasa itu," kata Caroline.

Keris Pangeran Diponegoro tersebut dikabarkan sempat hilang dan Caroline menyatakan museum-museum itu tidak mencari dengan benar.

Ia mengatakan, pada akhirnya Belanda mencarinya karena Indonesia terus memintanya.

Banyaknya artefak-artefak dan ditambah dengan daftar inventaris yang tidak lengkap menambah sulit pencarian barang-barang tertentu yang diminta Indonesia. "Jadi bukan hanya masalah politik saja tapi juga masalah penyimpanan yang tidak rapih," imbuhnya

Keris Kiai Naga Siluman diberikan Pangeran Diponegoro kepada utusan Jenderal Hendrik Merkus de Kock, Kolonel Jan-Baptist Cleerens, setelah dirinya ditangkap pada 28 Maret 1830.

Oleh Cleerens, keris itu dihadiahkan kepada Raja Willem I pada 1831. Keris itu kemudian disimpan di Koninklijk Kabinet van Zeldzaamheden (KKZ) atau koleksi khusus kabinet Kerajaan Belanda.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement