Sementara itu, di tengah hiruk pikuk euforia kemerdekaan, Soekarno resmi terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia. Sebab, Soekarno merupakan tokoh penting dalam persiapan kemerdekaan dan memiliki karakter pemimpin yang kuat.
Dengan terpilihnya Soekarno sebagai Presiden, maka ia diharuskan untuk membawa keluarganya pindah ke Yogyakarta. Fatmawati selaku istri dari Soekarno dengan setia mendampingi suaminya yang menjabat sebagai presiden.
Tidak lama setelah itu, Soekarno dan Fatmawati mendapat kebahagiaan karena akan dikaruniai buah hati kedua. Pada 23 Januari 1946, lahirlah seorang bayi perempuan yang bernama Dyah Pertama Megawati Soekarnoputri.
(Susi Susanti)