Mbah Samian juga pernah dikirim ke Sulawesi hingga Irian Jawa untuk melawan Belanda.
"Saya juga ikut berperang selama 15 hari, melawan pasukan PKI di bawah pimpinan Muso. Saat terjadi G30S PKI juga saya ikut berperang menggayang pasukan PKI," ujarnya.
Kini, Samian pensiun menjadi pejuang. Ia memilih hidup sederhana di rumah. Kepada generasi muda, dirinya menaruh harapan untuk bisa terus berjuang melebihi perjuangannya di masa perang fisik untuk kemajuan bangsa.
(Awaludin)