Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengenal Oma Tintang, Perawat Ade Irma Sebelum Ditembak Pasukan Tjakrabirawa

Subhan Sabu , Jurnalis-Kamis, 03 Agustus 2023 |06:02 WIB
 Mengenal Oma Tintang, Perawat Ade Irma Sebelum Ditembak Pasukan Tjakrabirawa
Oma Tintang memegang foto Ade Irma (foto: dok pribadi)
A
A
A

ALPIAH MAKASEBAPE (83), di usianya yang sepuh, Oma Tintang masih mengingat dengan jelas peristiwa G30SPKI dan detik-detik meninggalnya Ade Irma Suryani Nasution, dalam dekapannya setelah dirawat akibat tertembak pasukan Tjakrabirawa saat mendatangi rumah Jenderal Abdul Haris Nasution di Jalan Teuku Umar 40, Menteng, Jakarta Pusat.

Saksi hidup sejarah kelam keganasan Gerakan 30 September atau yang lebih dikenal dengan sebutan G30S/PKI itu menjadi cerita lama yang hingga sekarang membuat wanita tua asal Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara itu mengalami trauma yang mendalam.

Meski sudah uzur, wanita tua yang saat ini menetap di Kelurahan Dumuhung, Kecamatan Tahuna Timur itu masih mengingat dengan jelas kejadian naas tersebut. Oma Tintang juga turut dipanggil oleh tim forensik untuk mengenali mayat Kapten Pierre Tendean usai dikeluarkan dari Lubang Buaya.

Perjalanan Oma Tintang sehingga menjadi pengasuh Ade Irma Suryani Nasution cukup panjang. Lahir di Tamako, 25 Desember 1936, di usia muda dia meninggalkan pekerjaannya sebagai perawat di Rumah Sakit Umum Liun Kendage, Tahuna dan memilih merantau meninggalkan kampung halaman.

Sebelum merantau ke Jakarta, Oma Tintang sempat menetap di Tahuna, Manado dan Makassar. Di Jakarta dia bergabung dengan Yayasan Tilaar yang menampung serta menyalurkan tenaga-tenaga perawat handal.

Setelah Ade Irma lahir 19 Februari 1960, selang dua minggu kemudian istri Nasution, Johana Sunarti Nasution datang ke Yayasan Tilaar untuk mencari calon pengasuh buat Ade Irma. Terpilihlah Oma Tintang yang saat itu masih sangat muda.

"Saya sendiri tidak percaya karena dari sekian banyaknya perawat rumahan, saya yang tidak terlalu lancar berbahasa Indonesia yang akhirnya dipercayai menjadi pengasuh Ade Irma," ujar Oma Tintang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement