Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sjahrir Sempat Bertengkar dengan Bung Karno Jelang Proklamasi Kemerdekaan RI, Ini Penyebabnya

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 03 Agustus 2023 |06:01 WIB
Sjahrir Sempat Bertengkar dengan Bung Karno Jelang Proklamasi Kemerdekaan RI, Ini Penyebabnya
Monumen Proklamasi Cirebon. (Foto: Fathnur Rohman/Okezone)
A
A
A

CIREBON – Pada 15 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu menyusul dijatuhkannya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Berita menyerahnya Jepang ini sampai kepada para tokoh pejuang, yang mendorong diproklamirkannya kemerdekaan Indonesia.

Salah satunya tokoh yang pejuang yang ingin segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia tersebut adalah Sutan Sjahrir. Tokoh kelahiran Padang Panjang, Sumatera Barat itu kerap memantau siaran radio dan telah mendengar berita kekalahan Jepang, dan dijatuhkannya bom atom pada 6 Agustus dan 9 Agustus 1945.

Menurut sejarawan Cirebon, Jawa Barat, Mustaqim Asteja, pada 14 Agustus 1945 Sjahrir menemui Soekarno dan mendesak agar Bung Karno segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada saat itu juga. Namun, permintaan Sjahrir itu ditolak Bung Karno.

"Sjahrir segera menemui Bung Karno meminta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia saat itu juga. Akan tetapi Soekarno malah menolak permintaan dari Sjahrir. Penolakan dari Soekarno membuat Sjahrir kecewa," jelas Mustaqim saat berbincang dengan Okezone.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement