Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Gubernur Soerjo Dibantai PKI, Jasadnya Ditemukan Pencari Kayu di Kali

Awaludin , Jurnalis-Kamis, 03 Agustus 2023 |05:01 WIB
 Kisah Gubernur Soerjo Dibantai PKI, Jasadnya Ditemukan Pencari Kayu di Kali
Patung Gubernur Jatim Ario Soerjo (foto: dok ist)
A
A
A

GUBERNUR Jawa Timur pertama, Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo, gugur akibat korban keganasan gerombolan PKI, jelang meletusnya Madiun Affair, atau saat ini lebih dikenal sebagai pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) Madiun 1948.

Kala itu, Gubernur Soerjo dibantai dalam perjalanan pulang dari Yogyakarta, pada 10 September 1948. Ketika itu di sebuah hutan sekitar Kedunggalar, Ngawi, mobil Gubernur Soerjo dicegat gerombolan Front Demokrasi Rakyat (FDR/PKI).

Dalam beberapa literatur, disebutkan gerombolan itu dipimpin Maladi Yusuf. Dalam saat yang sama, tidak hanya Gubernur Soerjo yang ikut jadi korban. Disebutkan dua perwira polisi, Kombes M. Doerjat dan Kompol Soeroko ikut menjadi korban. Ketiganya jadi korban acak PKI yang memang mengincar orang-orang pemerintahan. Gubernur Soerjo sendiri kala itu sudah menjabat Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Agung sejak 1947.

“(Soerjo dan M. Doerjat) adalah random victim. Mereka (PKI) menghajar orang-orang pemerintah,” tutur penggiat sejarah Roode Brug Soerabaia, Ady Erlianto Setiawan kepada Okezone beberapa waktu lalu.

“Termasuk Kombes M. Doerjat yang dicegat pada saat bersamaan. Pak Soerjo dari arah Yogya ke Surabaya, Kombes Pol M. Doerjat dari Surabaya ke Yogyakarta. Ketiganya diseret masuk ke dalam hutan untuk dihabisi nyawanya,” sambungnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement