EU juga menyerukan negara-negara untuk memerangi intoleransi, kekerasan, dan diskriminasi terhadap Muslim.
Pekan lalu, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell kembali menegaskan penolakan yang kuat dan tegas bloknya terhadap segala bentuk hasutan kebencian dan intoleransi agama.
"Penodaan Al Quran atau kitab-kita lain yang dianggap suci, adalah tindakan ofensif, tidak punya rasa hormat, dan provokasi yang nyata," terangnya.
Dalam beberapa bulan terakhir, aksi pembakaran dan penodaan terhadap kitab suci Al Quran berulang terjadi dilakukan oleh para aktivis dan kelompok Islamofobia, terutama di Eropa dan negara-negara Skandinavia seperti Denmark dan Swedia.
(Susi Susanti)