SEOUL - Pemerintah Korea Selatabn (Korsel) mengumumkan peserta Jambore Pramuka Sedunia ke-25 akan segera dievakuasi dari bumi perkemahan Sae Man-Geum lebih cepat dari rencana semula pada 12 Agustus 2023.
Evakuasi ini dilakukan pada Selasa (8/8/2023) hari ini waktu setempat untuk menghindari amukan Topan Khanun yang bergerak mendekati Sae Man-Geum. Topan ini diperkirakan akan melanda area bumi perkemahan pada 9 dan 10 Agustus mendatang.
Persiapan pemindahan 39.000 peserta dari bumi perkemahan itu mulai dilakukan.
Dilansir situs Pramuka, seluruh proses pemindahan diatur oleh pemerintah Korsel untuk memindahkan peserta dari 155 negara ke tempat yang lebih aman di Seoul dan sekitarnya.
Pemindahan akan dilakukan dengan mengerahkan 1.000 bus yang akan dimulai pukul 08.00 waktu setempat dan diperkirakan selesai selama 14 jam.
Pemindahan ini akan memprioritaskan peserta didik lalu orang-orang dewasa yang tergabung dalam Jambore. Baik sebagai Contingent Management Team maupun International Service Team.
Kontingen Gerakan Pramuka Indonesia juga telah menyiapkan rencana darurat untuk menghindari amukan taifun Khanun tersebut. Kedubes RI di Seoul dan Pemerintah Provinsi Jeollabuk menyatakan siap membantu kontingen Indonesia.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.