5. Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo
Pramono Edhie Wibowo menjabat sebagai Pangdam Siliwangi pada periode 2009-2010. Setahun menjadi Pangdam Siliwangi, Pramono Edhie mendapat promosi menjadi Pangkostrad (2010–2011).
Ia merupakan anak dari sosok tokoh militer ternama di Indonesia Letjen TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo. Dia juga merupakan ipar dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Pada masa SBY pula ia kemudian mendapat promosi jabatan menjadi KSAD. Letnan Jenderal Pramono Edhie Wibowo diangkat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal TNI George Toisutta.
6. Letjen TNI Besar Harto Karyawan
Besar Harto Karyawan merupakan Pati TNI terakhir yang menjabat Pangdam Siliwangi kemudian mendapat promosi menjadi Pangkostrad. Ia menjabat Pangdam Siliwangi tahun 2018, di tahun yang sama dia dimutasi menjadi Pangkostrad hingga 2020.
Lulusan Akademi Militer (Akmil) 1986 ini adalah Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Besar Harto lahir di Lubuk Sikaping, Pasaman, Sumatera Barat, 31 Mei 1963.
Sejumlah jabatan pernah dia emban sebut saja Danbrigif 13/Galuh (2010), Asops Kasdam XII/Tanjungpura (2010), Pamen Ahli Gol IV Akmil Bidang Permildas, Pamen Denma Mabesad (Dik Sesko TNI), Dosen Sesko TNI, Danrem 062/Tarumanegara (2013), dan Irdam Jaya (2014).
Kariernya semakin cemerlang, pangkatnya naik menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI. Besar Harto dipercaya meengemban amanat sebagai Ir Kostrad (2015), Kakordos Sesko TNI (2016), dan Ir Kostrad (2016).
Bintang emas kembali bertambah di pundaknya menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) ketika ditunjuk mengisi jabatan Danpuspenerbad (2017) dan Pangdam III/Siliwangi (2018). Lalu meraih bintang tiga menjadi Letnan Jenderal (Letjen) saat menjabat Pangkostrad (2018).
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.