Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ridwan Kamil Umumkan Perusahaan Asal Jepang Bakal Kelola TPPAS Legok Nangka

Arif Budianto , Jurnalis-Jum'at, 11 Agustus 2023 |10:46 WIB
Ridwan Kamil Umumkan Perusahaan Asal Jepang Bakal Kelola TPPAS Legok Nangka
Ridwan Kamil saat penandatanganan kesepakatan dengan pihak Sumitomo Hitachi Zosen. (Foto: Arif Budianto)
A
A
A

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengumumkan Pemprov Jabar telah menyetujui Perusahaan multinasional asal Jepang Sumitomo Hitachi Zosen menjadi pengelola Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka Nagreg, Kabupaten Bandung.

Kesepakatan tersebut dilakukan oleh Pemprov Jabar dengan Sumitomo Hitachi Zosen pada West Java Investment Summit (WJIS) di Mason Pine Hotel, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (9/8/2023). Sumitomo hadir untuk memastikan kesiapannya dalam mengelola sampah di Legok Nangka menjadi penghasil energi listrik (waste to energy).

"Setelah proses panjang selama 6 bulan, kami akhirnya mengumumkan sumitomo sebagai pemenang tender pengelolaan TPPAS Legok Nangka," ujar Gubernur Jabar Ridwan Kamil. 

Ridwan Kamil berharap, setelah dikelola Jepang, masalah sampah regional di Bandung Raya akan teratasi bahkan naik kelas karena dikelola dengan teknologi tercanggih.

Kendati begitu, Emil belum bisa memastikan kapan kerja sama tersebut akan berlangsung. Dia memastikan pengelolaan Legok Nangka akan secepatnya dilakukan. 

Sementara itu TPA Sarimukti menurutnya masih akan tetap beroperasi namun tidak dengan konsep open dumping. Sarimukti akan menjadi bagian dari Legok Nangka.

Konsorsium Sumitomo Hitachi sendiri berasal dari Japan International Cooperation Agency (JICA) atau Badan Kerja Sama Internasional milik pemerintah Jepang.

Untuk diketahui, Sumitomo Hitachi Zosen telah menjadi pemenang lelang sejak 12 Juli 2023. Dengan teknologi modern, pengelolaan TPPAS Legok Nangka nantinya akan merubah sampah menjadi energi listrik dengan kapasitas 18 megaWatt. Teknologi ini diklaim menjadi yang pertama di Indonesia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement