Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

10 Tokoh Wanita Jadi Pahlawan Nasional, Berperang Melawan Penjajah hingga Berjuang di Pendidikan

Awaludin , Jurnalis-Rabu, 16 Agustus 2023 |06:19 WIB
10 Tokoh Wanita Jadi Pahlawan Nasional, Berperang Melawan Penjajah hingga Berjuang di Pendidikan
Cut Nyak Dien (Foto: Ilustrasi)
A
A
A

7. Maria Walanda Maramis

Maria Walanda Maramis atau yang bernama asli Maria Josephine Catherine Maramis merupakan pahlawan wanita asal Sulawesi Utara. Ia mengajarkan pengetahuan menyulam, membuat kue, hingga memasak kepada perempuan di lingkungannya. Ia kemudian mendirikan organisasi Percintaan Ibu Kepada Anak Temurunnya dan membuka sekolah rumah tangga.

Sekolahnya itu menampung para perempuan pribumi dari berbagai kalangan. Tak hanya memperjuangkan lewat pendidikan, ia juga cukup vokal terkait kesetaraan gender. Maria Walanda Maramis meninggal pada 22 April dan diberikan gelar Pahlawan Nasional pada 20 Mei 1969 melalui SK Nomor 012/TK/1969.

8. Martha Cristhina Tijahahu

Martha Cristhina Tijahahu adalah seorang pahlawan perempuan yang lahir pada 1800. Ia kerap melakukan berbagai pertempuran bersama ayahnya, Paulus Tijahahu. Tak hanya melakukan pertempuran, ia juga sering memberikan semangat kepada kaum wanita agar membantu pria di setiap pertempuran. Martha Cristhina Tijahahu diberikan gelar Pahlawan Nasional oleh pemerintah Indonesia pada 20 Mei 1969 melalui SK Nomor 012/TK/1969.

9. Nyai Ahmad Dahlan

Nyai Ahmad Dahlan adalah istri KH Ahmad Dahlan, tokoh pendiri Muhammadiyah. Nyai Ahmad Dahlan, bernama lengkap Siti Walidah, lahir di Yogyakarta. Ia merupakan sosok yang mengobarkan semangat kepada generasi muda untuk berjuang demi Tanah Air. Ia termasuk tokoh penting dalam Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Perjuangannya untuk Tanah Air di antaranya adalah menyelenggarakan sekolah-sekolah putri, memberantas buta huruf bagi orang lanjut usia, dan penyelenggaraan rumah untuk anak orang miskin. Atas jasa-jasa Nyai Ahmad Dahlan, pemerintah memberikan gelar Pahlawan Nasional pada 22 September 1971 melalui SK Nomor 042/TK/1971.

10. Hajjah Rasuna Said

Hajjah Rasuna Said merupakan perempuan pahlawan pejuang kemerdekaan asal Sumatera Barat. Perjuangan Rasuna dilakukannya di bidang politik dan pendidikan. Dalam bidang politik, ia aktif di Sarekat Rakyat sebagai sekretaris dan kerap berpidato mengenai penindasan pemerintahan Belanda.

Dalam bidang pendidikan, Rasuna Said mengajar di sekolah-sekolah dan mendirikan Persatuan Muslimin Indonesia. Ia juga mendirikan sekolah pendidikan khusus wanita Perguruan Tinggi. Atas keberanian dan jasa Rasuna Said, ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 14 Desember 1974 melalui SK Nomor 084/TK/1974.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement