GEMPA berkekuatan M5,7 mengguncang wilayah Muara Binuangeun, Banten, pada Kamis (17/8/2023), pada pukul 11.28 WIB. Informasi gempa bumi disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
BMKG melaporkan, lokasi gempa di 7.61 LS, 105.48 BT atau 96 Km Muara Binuangeun, Banten. Adapun gempa tersebut berkedalaman 53 Km. Berikut sejumlah faktanya:
1. Tak Berpotensi Tsunami
Badan Meteorologi Klimatologi dari Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa berlangsung sekira pukul 11:28 WIB. BMKG memastikan bahwa gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.
BMKG mengingatkan bahwa informasi gempa ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.
2. Gempa Akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M5,9 yang berpusat di Muara Binuangeun Banten akibat deformasi batuan lempeng Indo-Australia.
“Akibat adanya deformasi batuan dalam slab Lempeng Indo-Australia (intraslab) yang tersubduksi ke bawah Lempeng Eurasia,” ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangannya, Kamis (17/8/2023).