"Ya tentunya ada fakta (di lapangan), meskipun dalam catatannya angkanya pun tidak terlalu signifikan," sambungnya.
Kendati demikian, Herry menjelaskan, bahwa ada faktor lain yang harus diperhatikan dengan baik selain kemiskinan. Terlebih ada perbedaan antara kemiskinan perkotaan dan pedesaan.
"Maka jika hari ini Ganjar memiliki persentase yang unggul atas semua kandidat itu karena ukuran kemiskinan yang digunakan digeneralisasikan saja.Padahal ada faktor-faktor lain yang mesti dilihat dengan baik," katanya.
Sebagai informasi, berdasarkan survei Litbang Kompas selama 27 Juli-7 Agustus 2023, Ganjar Pranowo dinilai sebagai tokoh paling mampu mengatasi persoalan ekonomi jika dibandingkan dengan Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Ganjar Pranowo mendapatkan angka sebesar 34,5 persen, Prabowo Subianto 25,3 persen, dan Anies Baswedan 18,8 persen.
Adapun, survei ini dilakukan dengan tatap muka pada 27 Juli-7 Agustus 2023, melibatkan 1.364 responden di 38 provinsi yang tersebar di 331 desa/kelurahan di Indonesia. Sementara, margin of error yang diterapkan dalam survei ini sebesar ±2,65%.
(Khafid Mardiyansyah)