Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Al Quran Tertua di Afsel yang Ditulis Imam Indonesia 200 Tahun Lalu Bisa Diselamatkan

Susi Susanti , Jurnalis-Rabu, 23 Agustus 2023 |17:40 WIB
Kisah Al Quran Tertua di Afsel yang Ditulis Imam Indonesia 200 Tahun Lalu Bisa Diselamatkan
Kisah Al Quran tertua di Afsel yang ditulis imam Indonesia bisa diselamatkan (Foto: Ilustrasi/BBC)
A
A
A

CAPE TOWN - Sebuah Al Qur'an yang ditulis tangan dengan rapi lebih dari 200 tahun yang lalu oleh seorang imam Indonesia yang telah dibuang ke ujung selatan Afrika oleh penjajah Belanda menjadi kebanggaan Muslim Cape Town. Mereka terus menjaganya di sebuah masjid di distrik Bo Kaap yang bersejarah di kota itu.

Pihak pembangun masjid menemukannya di dalam kantong kertas di loteng Masjid Auwal, saat mereka membongkarnya sebagai bagian dari renovasi pada pertengahan 1980-an.

Para peneliti percaya bahwa Imam Abdullah ibn Qadi Abdus Salaam, yang dikenal sebagai Tuan Guru, atau Master Guru, menulis Alquran dari ingatan di beberapa titik setelah dia dikirim ke Cape Town sebagai tahanan politik, dari pulau Tidore di Indonesia pada 1780. Dia dibuang ke Cape Town sebagai hukuman karena bergabung dalam gerakan perlawanan melawan penjajah Belanda.

“Loteng itu sangat berdebu, sepertinya tidak ada seorang pun yang pernah berada di loteng itu selama lebih dari 100 tahun,” kata Cassiem Abdullah, anggota komite masjid, kepada BBC.

"Para pembangun juga menemukan sebuah kotak teks agama yang ditulis oleh Tuan Guru,” lanjutnya.

Al-Qur'an yang tidak berjilid, terdiri dari halaman-halaman lepas yang tidak diberi nomor, ternyata dalam kondisi sangat baik, kecuali beberapa halaman pertama yang robek di tepinya.

Tinta hitam dan merah yang digunakan untuk tulisan kaligrafi Arab yang terbaca jelas, kondisinya masih sangat baik.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement