Buku tersebut, yang merupakan panduan dasar keyakinan Islam, telah digunakan selama lebih dari 100 tahun untuk mengajarkan umat Islam di Cape Town tentang keyakinan mereka.
Kondisinya masih bagus dan dimiliki oleh keluarga Rakiep, keturunan Tuan Guru. Replikanya disimpan di perpustakaan nasional di Cape Town.
“Dia duduk dan menuliskan segala hal yang dia ingat tentang keyakinannya dan dia menggunakannya sebagai teks untuk mengajar orang lain,” ungkapnya.
Dari lima mushaf Alquran tulisan tangan Tuan Guru, tiga masih bisa dipertanggungjawabkan. Selain satu yang ada di masjid Auwal, dua lainnya milik keluarga, termasuk cicitnya.
Sekitar 100 replika telah diproduksi. Pada April lalu, salah satu dari mereka diserahkan ke perpustakaan masjid al-Aqsa di Yerusalem – situs tersuci ketiga dalam Islam – sementara beberapa lainnya telah diserahkan kepada pejabat yang berkunjung.
Pada Mei 2019, Ganief Hendricks, ketua partai politik Muslim di Afrika Selatan, Al Jama'ah, menggunakan salah satu replika untuk dilantik sebagai anggota parlemen.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.